Central venous cannulation (kanulasi vena sentral)

Senin, 06 Desember 2010

|
Teori 
Central venous cannulation adalah menempatkan kateter didalam vena yang langsung menuju jantung. Ada banyak vena central termasuk vena jugularis interna dan eksterna, vena subklavia, femoralis dan antecubital.
Untuk masing masing nya, perlengkapan dasar dan persiapannya sama. Kanulasi vena sentral dilakukan untuk mengakses vena pada TPN(total parenteral nutrition), infuse iritan, vasoaktif dan obat-obat inotropik, pengukuran CVP(central venous pressure), kateterisasi jantung, kateterisasi arteri pulmonal dan hemodialisis/plasmaphoresis.

 keterangan : A : vessel dilator, G : scalpel, C : guide wire, D : tubing
Peralatan
1.       Troli
2.       Set steril dan dook steril (steril drapes)

3.       Sterile gown dan hand schoen steril
4.       Alat jahit contoh : 2/0 silk, jarum jahit
5.       Antiseptic
6.       Local anestesi : lidokain 1% kira-kira 5 ml
7.       Seldinger central venous line kit.
8.       Jarum ukuran 21 dan ukuran 25 
keterangan : A : syringe dengan jarum ukuran 25/26, B : jarum ukuran 22, D : jarum ukuran 18
9.       Saline atau heparinized saline
10.   Kasa steril
11.   Ultrasound

Prosedur pada vena jugularis interna


  1. Perkenalkan diri, pastikan identitas pasien, terangkan prosedur dan dan verbal consent
  2. Ingat, ini dapat menjadi tindakan yang menakutkan. Menjelaskan dan menenangkan pasien harus dilakukan sebelum dan selama tindakan.
  3. Pasang steril gown dan sarung tangan steril
  4. Buka semua peralatan
  5. Pastikan jarumnya tidak tersumbat. Sambungkan 3-way kesemua port kateter. Siram semua lumennya/lubang dengan saline/heparinized saline
  6. Pasien diletakkan dalam posisi supine
  7. Biasanya lebih mudah dilakukan dalam posisi bed miring untuk mempebesar vena vena leher dan menurunkan resiko emboli udara
  8. Tolehkan kepala kearah berlawan dengan tempat dilakukan tindakan
  9. Bersihkan kulit dengan antiseptic dan tutup dengan dook steril
  10. Berdiri di posisi kepala tempat tidur
  11. Cari kartilago cricoids dan palpasi arteri karotis disebelah lateralnya
  12. Tempat insersinya kira kira 1/3 bagian atas dari sternocleidomastoid (1/3 of the way up the sternocleidomastoid, just between its 2 heads).
  13. Lakukan anestesi local setelah tempat ditentukan
  14. Infiltrasi kulit dan jaringan yang lebih dalam  
  15. Masukkan jarum (large caliber introducer needle), yang terpasang pada syringe kosong, kebagian tengah dari segitiga yang terbentuk oleh dua ujung bawah otot sternokleidomastoid (2 lower heads of the sternocleidomastoid muscle) dan klavikula.
  16. Jari tetap meraba arteri karotis dan pastikan jarum masuk pada kulit dilateral dari arteri.
  17. Vena jugularis interna biasanya 2-3 cm dari kulit
  18. Tusukkan sekalian lakukan aspirasi. Saat terlihat darah, kanulasi vena menggunakan teknik seldinger
  19. Lakukan chest X ray untuk memastikan posisi kateter yang benar untuk menghindari pneumotorak

Prosedur pada vena subklavia
  1. Perkenalkan diri, pastikan identitas pasien, terangkan prosedur dan dapatkan verbal consent
  2. Posisi pasien supinasi dan menunduk
  3. Tolehkan kepala kearah kontralateral
  4. Tindakan full asepsis
  5. Masukkan jarum degan syringe 10ml, 1cm dibawah pertemuan dari 1/3 medial dan 2/3 lateral klavikula
  6. Tusukkan jarum dengan posisi kemedial, sedikit kearah kepala dan dibelakang klavikula kearah cekungan suprasternal
  7. Pelan pelan dimajukan sambil di aspirasi
  8. Ketika kelihatan aliran darah dilanjutkan dengan pendekatan teknik seldinger.
  9. Lakukan rontgen torak untuk memastikan posisinya
VIDEO PEMASANGAN CENTRAL VENOUS CANNULATION
melalui vena jugularis interna (video 1) vena subclavia (video 2)





    0 komentar:

    Poskan Komentar

    following

    Diberdayakan oleh Blogger.